:

Sumenep Berselawat 2026, Momentum Syukur dan Refleksi Setahun Kepemimpinan

top-news
https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

SUMENEP I MaduraNetwork.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Sumenep Berselawat 2026 yang dirangkaikan dengan refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati. Kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur sekaligus momentum evaluasi atas perjalanan pemerintahan selama setahun terakhir.

 

Acara yang berlangsung di areal timur Taman Potre Koneng pada Sabtu (28/02/2026) itu dihadiri ribuan jamaah. Mereka bersama-sama melantunkan selawat kepada Nabi Muhammad SAW dan memanjatkan doa demi keberkahan serta kemajuan daerah.

 

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda keagamaan, melainkan juga refleksi atas capaian dan perjalanan pemerintahan selama satu tahun.

 

Menurutnya, refleksi setahun kepemimpinan menjadi ruang untuk meninjau kembali berbagai program dan kebijakan yang telah dijalankan. Evaluasi itu penting sebagai pijakan dalam meningkatkan kualitas kinerja pemerintahan di masa mendatang.

 

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama bersyukur atas berbagai capaian yang telah diraih. Semua itu tentu tidak lepas dari dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat Kabupaten Sumenep,” ujarnya di sela kegiatan.

 

Selama satu tahun terakhir, pemerintah daerah berupaya mengakselerasi pembangunan di berbagai sektor. Fokus kebijakan diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur, penguatan pelayanan publik, hingga pengembangan ekonomi kerakyatan.

 

Tak hanya itu, pemberdayaan sumber daya manusia juga menjadi perhatian penting dalam agenda pembangunan. Pemerintah daerah berkomitmen menciptakan kebijakan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

 

Bupati menegaskan, pembangunan tidak hanya dimaknai sebagai pembangunan fisik semata. Penguatan nilai moral dan spiritual masyarakat juga menjadi bagian tak terpisahkan dari arah kebijakan daerah.

 

Karena itu, menjaga stabilitas sosial serta memperkokoh nilai-nilai religius di tengah kehidupan bermasyarakat menjadi komitmen yang terus dipegang pemerintah daerah.

 

Ia pun menekankan pentingnya dukungan dan sinergi dari seluruh elemen, termasuk alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai organisasi kemasyarakatan dalam menyukseskan pembangunan.

 

Sumenep Berselawat sendiri digelar bersama Majelis At-Taufiq, menghadirkan suasana religius yang penuh kekhidmatan. Ribuan jamaah larut dalam lantunan selawat dan doa untuk kebaikan daerah.

 

Bupati berharap, kegiatan tersebut mampu mempererat ukhuwah antara pemerintah dan masyarakat. Kebersamaan yang terjalin diharapkan menjadi energi positif dalam membangun Kabupaten Sumenep yang lebih maju dan sejahtera.

 

“Semoga semangat kebersamaan ini semakin kuat, sehingga seluruh program pembangunan dapat berjalan optimal demi kemajuan Kabupaten Sumenep,” pungkasnya. (sdm)

https://maduranetwork.id/public/uploads/images/photogallery/maanphotogallery29072024_011116_1_20240727_175229_0000.png

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *